Fotografi Sunset Di Danau Mustika Grande

 Aku gak mau bahas banyak tentang Mustika Grande. Ya itu daerah di Burangkeng , Setu Bekasi. Bukan tempat menarik. Cuma di situ ada danau ya...

Should Watch

Kalau Aku Bilang Sih Orang Yang Mengaku Oposisi Tidak Pandai Memanfaatkan Isu

 Aku nulis ini gak pro oposisi dan pro pemerintah yah.. cuma sekedar mengkritik keduanya., Jadi ya ... gitulah. 



Ok kawan-kawan jangan marah kalau baca tulisan gini, kita belajar bersilang pendapat lah bair gak main politik kasar. Pake logika aja lah... 


Jadi gini menurut aku sih pemerintahan Bapak Jokowi sudah bagus namun sayang banyak proyek besar yang sebenarnya kita tidak butuhkan. Seperti misalnya kereta cepat Bandung - Jakarta. Aku juga heran.. Orang Jakarta ke Bandung cepat-cepat mau ngapain sih.. palingan mau nginep di Villa gak harus cepat-cepat lah.. apalagi sama si kembang Bandung .. Kembang beneran ya.. bukan kembang yang bisa jalan. 


Kebutuhan mobilitas orang Jakarta - Bandung PP sebenarnya sudah cukup terpenuhi dengan kereta yang sudah ada. Toh Jakarta Bandung dengan kereta yang tidak sampai 4 jam. Selain itu banyak orang punya kendaraan sendiri mereka bisa lewat tol dan jalan puncak... Kenapa jalan di puncak macet.. mereka emang gak mau cepat-cepat kalau ke Bandung. Mereka itu memang mau macet. Aduhh kalau aku pikir orang kita sih suka yang macet.. jangan di paksa cepat -cepat deh .. 


Dari segi stabilitas pemerintahan Bapak Jokow emang OK. Selama dia memimpin tidak pernah terjadi kerusuhan besar atau gangguan keamanan yang sampai membuat ketidak stabilan secara nasional. 


Dari segi ekonomi , walaupun di hantam sama si kopet dan regulasinya.. masyarakat masih bisa belanja di mall, masih bisa belanja di pasar dan semua kebutuhan masih terpenuhi. Walaupun sempat banyak karyawan yang dirumahkan namun kondisi sudah mulai normal. 


Nah yang terakhir nih.. masalah kenaikan harga BBM. Untung Bapak Jokowi hanya menaikan harga Pertamax dan temanya yang memang untuk konsumsi menengah atas. Mereka gak akan protes turun ke jalan dengan kenaikan ini. 


Nah pertalite ini sebenarnya menjadi kunci. Kunci yang akan memicu kenaikan harga-harga. Kalau sampai pertalite naik ...harga-harga bakalan melambung. Dan pemerintahan Bapak Jokowi harus berpikir ulang kalau mau menaikan. Meskipun ada desakan dari konglomerat atau tekanan international untuk menaikan pertalite saran aku sih di pertahankan dengan harga segitu. 


Para oposisi emang kurang cerdas. Mereka agaknya bukan orang jalanan sehingga bahasa mereka gak mengena untuk memancing emosi masa. Yang diperlukan kan tekanan masa untuk menggoyang sebuah pemerintahan. Kalau cuma koar-koar di sosmed , youtube , TV atau apalah.. gak bakalan pengaruh. Lagian bahasa dan bahasan mereka cuma seputaran utang pemerintah, korupsi, oligarki, dan bahasa tinggi yang gak nyampai masyarakat bawah. Coba mereka bicara di jalanan dengan bahasa jalanan.. 


" Nih harga naik semua.. dasar pem..ri..tah tol..l.." Kalau gak bisa turunin harga turun aja? ..." Itu contoh.. maaf ye.. buat pendukung Bapak Jokowi jangan marah. Buat pendukung oposisi juga jangan marah kalau aku bilang tokoh kalian itu "go.. lok". 


Perubahan itu akan muncul sampai muncul seorang tokoh oposisi yang mengerti bahasa rakyat, bicara dengan bahasa rakyat dan berdiri disisi rakyat. Kalau boleh sedikit menengok sejarah adalah orang yang bisa memiliki keris Kyai Sengkelat. Keris itu adalah buatan Empu Supo kalau tidak salah. Dan orang yang bisa memegang keris itu adalah Sunan Kudus. Sunan Kudus bisa menggerakan rakyat untuk menentang Majapahit. Terutama wilayah pesisir yaitu Demak dan sekitarnya, yang akhirnya Majapahit runtuh dan munculah kerajaan Demak. 

Apa sih Keris Kyai Sengkelat. Ya.. baca-baca dari banyak artikel artinya sih kira-kira gini. Sengkelat artinya Sengkeling Ati. Artinya kemarahan hati rakyat. Nah siapa yang bisa mengelola kemarahan hati rakyat karena ketidakadilan, kenaikan harga-harga dan masalah lainya maka dia lah yang nantinya akan mampu mengalahkan kekuasaan Bapak Jokowi. Nah .. siapa tokoh itu? Maaf ya mungkin tulisan ini terkesan kontra dengan pemerintahan sekarang. Kalau secara pribadi sih aku puas tapi ya itu dengan beberapa catatan. 


Jaman Bapak SBY aku nyari kerja jadi guru di lembaga kursusan bahasa Inggris gampang banget, selain itu untuk dapat order les private juga gampang. Tapi sekarang melamar guru sainganya ratusan orang. Jadi jujur ya emang susah cari kerja sekarang ini. Itu saja ... kawan-kawan boleh pro dan kotra tapi gak usah pake otot lah. lebih baik pake argumentasi yang sehat saja.

0 komentar:

Posting Komentar