Fotografi Sunset Di Danau Mustika Grande

 Aku gak mau bahas banyak tentang Mustika Grande. Ya itu daerah di Burangkeng , Setu Bekasi. Bukan tempat menarik. Cuma di situ ada danau ya...

Should Watch

Sepertinya Tak Mungkin Menghilangkan Bisnis Rokok Ilegal

 

http://www.buruhtoday.com/2022/03/peredaran-rokok-ilegal-merek-manchester.html



Penduduk Indonesia adalah penggemar rokok. Kegiatan merokok terkadang dimulai sejak usia dini. Anak-anak sekolah sudah mulai mencoba merokok. Kamu bisa mendapati sekumpulan anak berseragam yang sedang berbagi rokok di tempat tongkrongan mereka. Perokok di Indonesia kebanyakan laki-laki. Walaupun banyak wanita perkotaan yang merokok, namun ini tidak lazin bagi banyak keluarga. Anggapan wanita yang merokok adalah wanita nakal masih sangat melekat dalam kehidupan berkeluarga di Indonesia. Sehingga wanita muda yang merokok terkadang sembunyi-sembunyi dari orang tuanya.


Industri rokok sangat berkembang pesat karena konsumen rokok selalu ada baik tua maupun muda. Daerah Temanggung, adalah penghasil tembakau terbaik di pulau Jawa. Produksinya banyak diserap industri rokok nasional. Ada sejumlah merek besar rokok nasional yang memiliki aset trilliunan rupiah seperti Sampoerna, Djarum. Gudang garam, Nojorono dan lainya. Produsen rokok luar negeri juga mulai expansi ke Indonesia seperti BAT dan Philip Morris.


Harga rokok dari merek terkenal semakin melambung tinggi. Namun masyarakat kelas menengah tidak kehilangan akal untuk menikmati tembakau. Ketersediaan tembakau membuat banyak pengusaha kecil produsen rokok membuat merek mereka sendiri dengan harga yang lebih murah. Namun pajak rokok yang tinggi membuat harga rokok tetap tinggi. Ini jelas mengurangi keuntungan para produsen rokok kecil dan menengah.


Akhirnya sebagian dari para pengusaha rokok membuat rokok ilegal dengan menempelkan cukai palsu. Akses untuk memperoleh bahan baku tembakau dengan mudah adalah salah satu alasan banyaknya produsen rokok ilegal. Walaupun rasa dari rokok ilegal tidak seenak dari merek terkenal, namun harga yang ditawarkan dari rokok ilegal cukup murah.


Harga rata-rata rokok ilegal adalah 10000 rupiah untuk sebungkus rokok dengan isi 20 batang. Tampilan rokok cukup menarik dan ini membuat para perokok tidak merasa malu membagi rokoknya kepada kawan-kawanya. Yah.. rokok adalah bagian dari kehidupan bersosial masyarakat Indonesia sejak jaman dulu.


Jika dibandingkan dengan rokok resmi harganya 75% lebih murah. Harga rokok resmi mencapai 20000-40000. Sedang harga rokok ilegal hanya 10000 rupiah. Untuk kalangan menengah kebawah, harga 10000 rupiah sangat realistis untuk kebutuhan merokok.


Pembinaan produsen rokok ilegal dan penurunan cukai untuk pengusaha rokok rumahan.


Peredaran rokok ilegal sudah menyebar luas hampir di semua kota-kota di pulau Jawa dan Sumatra. Hal ini tentu merugikan pemerintah dari pendapatan cukai rokok. Daripada mereka terus-terusan melakukan kegiatan ilegal, ada baiknya pemerintah memberikan pembinaan kepada para produsen tersebut dan menurunkan cukai rokok untuk industri skala rumahan. Walaupun dilarang, peredaran rokok ilegal akan terus terjadi.


Itulah pintarnya masyarakat Indonesia , selalu ada cara untuk mengatasi suatu kebutuhan yang tak terjangkau karena harganya mahal ……






0 komentar:

Posting Komentar