Fotografi Rumput Ruby - Ruby Grass

  Ruby grass asalnya dari Afrika Selatan. Nama latin dari rumput ini adalah Melinis nerviglumis. Bunga rumput ini berwarna pink dan sedikit ...

Should Watch

Mau Tahu Bagaimana Caranya Investasi Crypto Pemula Yang Aman?

 Ok Kawan-kawan semua kali ini aku mau sedikit kasi tip kalau kamu mau invest di uang crypto. Cryptocurrency adalah sebuah inovasi dalam keuangan dan berbagai aplikasi lainya. Teknologi yang mendukung cryptocurrency adalah teknologi blockchain. Blockchain adalah sebuah buku besar catatan transaksi yang dijalankan oleh server atau miner yang terdesentralisasi. 


Kalau kamu punya akun mobile banking, transaksi kamu akan tercatat di server bank yang terpusat di central database sementara dalam teknologi blockchain transaksi kamu tercatat pada jaringan yang di jalankan oleh banyak server atau miner dan tidak terpusat pada satu data base center. 


Miner atau penambang adalah server yang melayani semua transaksi pada jaringan blockchain. Kira-kira begitu... kalau kurang paham silahkan search di artikel lain agar lebih mantap... 👍


Cryptocurrency saat ini seperti teknologi email yang pertama kali muncul. Email akan menggantikan layanan pos. Nah demikian juga dengan teknologi blockchain akan menggantikan layanan perbankan cepat atau lambat. Investasi pada cryptocurrency adalah investasi masa depan namun ada beberapa catatan yang harus kamu perhatikan sebelum berinvestasi di hal baru ini karena kalau tidak kamu akan merugi dan mengatakan cryptocurrency tak ada gunanya dan lain lain sambil marah-marah ... 😠😠😠


Apa sih yang harus kamu perhatikan ketika kamu akan berinvestasi pada cryptocurrency 


1. Pengetahuan dasar tentang dompet crypto dan pengamananya. 

Pastinya ini adalah hal yang paling dasar. Kamu harus benar-benar bisa menggunakan dompet crypto mulai dari melakukan transaksi, mengirim dan merima pembayaran kemudian menyimpan private key atau paraphrase. 

 

Sebelum membeli aset crypto dalam jumlah besar kamu harus mencoba membeli dalam jumlah kecil untuk percobaan. Kamu harus memastikan yang kamu lakukan aman dan kamu tidak akan kehilangan atau salah memasukan private key atau paraphrase sehingga aset kamu tidak terkunci karena kamu lupa private key atau paraphrase. 

investasi kripto
https://pixabay.com/photos/office-business-accountant-620822/

2. Pengetahuan menarik aset crypto ke ATM 

Selain pengetahuan dasar tentang dompet dan pengamananya, kamu harus juga bisa melakukan penarikan aset crypto kamu ke mata uang yang nyata seperti rupiah atau dollar. Kamu harus memastikan crypto yang kamu beli terdaftar di pertukaran sehingga kamu bisa menarik konversi crypto kamu ke ATM atau akun bank yang kamu miliki. 

Untuk Indonesia kamu bisa mendaftar di Indodax, triv dan lainya. Namun pengalamanku selama menggunakan exchange atau pertukaran crypto kedua exchange tersebut aman dan terpercaya. Kamu bisa komplain jika ada masalah dan akan ditanggapi. 

Kalau kamu sudah bisa melakukan deposit atau penarikan di pertukaran kamu bisa berinvestasi di uang crypto. Sebaiknya jangan langsung melakukan transaksi dalam jumlah besar. 

3. Pengetahuan aset crypto yang ingin kamu beli. 

Kamu harus melakukan research terhadap aset crypto yang ingin kamu beli. Jangan asal harga murah lantas kamu tertarik dan membelinya. Ada aset crypto yang decentralisasi murni dan yang setengahnya centralisasi. Aset yang setengahnya centralisasi ada nalai plus dan minusnya demikian juga aset yang decentralisasi murni. 

Litecoin, Bitcoin, Dash, Monero,BCH, Ethereum dan lainya adalah aset crypto yang terdesentelasi murni. 

Artinya tidak ada pihak yang menjadi pemegang utama aset crypto tersebut sehingga harga dan masa depan dari crypto tersebut bisa di manipulasi. Para developer tidak bisa mempengaruhi atau menjadikan aset tersebut sesuai kehendak mereka tanpa ada konsensus dari para miner atau penambang. Kejadian seperti Bitcoin yang pecah atau mengalami Hardfork menjadi BCH bukan di lakukan oleh satu developer tetapi oleh 50%+1 penambang. Dan ini sulit dilakukan karena akan mengubah protocol crypto itu sendiri. 

Ini berbeda dengan kasus Terra, XRP, dan mata uang crypto yang tersentralisasi. 

Terra, xrp bukan decentralized crypto tetapi centrelized crypto. Ada sekelompok developer yang memegang aset yang lebih besar dan bisa mengubah protocol blockchain yang dimiliki sesuai kehendak mereka. Disini penciptaan jumlah crypto pada Terra dan XRP ditentukan oleh para pengembang dan mereka punya kantor sehingga sebuah negara bisa menuntut mereka jika mereka melakukan praktek investasi yang ilegal. Kasus dituntutnya pengembang XRP di US adalah contoh crypto yang tersentralisasi. 

https://blog.uphold.com/bitcoin-gold-hardfork-btg-transactions-temporarily-suspended


Sementara bitcoin, litecoin, dash dan ethereum adalah desentalisasi sehingga perubahan protocol ditentukan oleh kesepakatan 50%+1 penambang. Jika para penambang tidak sepakat yang terjadi adalah Hardfork atau pecah jaringan. 

4. Perbedaan Token Dan Coin

 Kamu juga harus tahu apa perbedaan token dan coin. Coin adalah crypto yang menjadi mata uang utama dalam sebuah jaringan blockchain. Sedangkan token adalah aset yang menumpang pada jaringan yang dimilik oleh sebuah coin. Misalnya ETH adalah coin sedangkan USDT, Sushi Swap, Yearn Finance, Uniswap, Chainlink dan ribuan token lainya adalah token karena mereka dijalankan diatas jaringan blockchain Ethereum. Nah aset yang berupa token bukan aset desentralisasi sedangkan ETH adalah aset desentralisasi. 

Ada permainan developer di belakang token. Para developer biasanya melakukan premine atau penambangan lebih awal dan mereka memiliki aset lebih dari 50 % total supply. Kaya yah.. .mereka. Jadi gini misalnya kamu developer mau buat token UASIK misalnya. Total token UASIK 1 juta. Nah kamu sebagai developer biasanya menyimpan 500 ribu UASIK sedangkan 30 % di jual dan 20 % untuk pengembangan. Kalau aku bilang ini sih cara -cara mafia untuk dapatkan uang. Bayangin kalau harga naik 100% kemudian aset awal yang dimiliki developer yang 50% di jual... ancur kan pasar dan developer bisa langsung kabur bawa untung ... nah kasus kaya gini banyak terjadi ya... 😟😢😢😢


Kalau ada artis bikin aset crypto kemudian kamu beli ... silahkan di analisa sendiri yah ...... Minting atau cetak token atau aset crypto gak seperti menambang ya ... bro. Kalau menambang ada biaya yang dikeluarkan seperti listrik dan koneksi internet atau aset yang di bekukan untuk di delegasikan ke penambang ... minting itu cukup paham coding pada kontrak cerdas , menentukan jumlah, menentukan koma, menentukan inisial terus bayar fee ke network kemudian klik ... jadilah itu token. Kalau kemudian aset seperti itu di jual harganya mahal katanya untuk mendukung game congklak .. yah.... mending beli cireng terus digoreng dan di jual. 

😇😇😇 jadi sudah paham yah ..kira-kira. 

Sepertinya udah capek di lanjut nanti yah di bagian dua .... sampai disini dulu semoga bermanfaat dan gak ketipu aset kripto abal-abal game mainan congklak.




0 komentar:

Posting Komentar